STT Moriah Rayakan Momentum Bersejarah: Pengukuhan Guru Besar, Wisuda XV, dan Dies Natalis XIX

Tangerang, 20 Agustus 2026 – Sekolah Tinggi Teologi (STT) Moriah kembali menorehkan sebuah momentum penting dalam perjalanan dan pengabdiannya bagi dunia pendidikan tinggi teologi di Indonesia. Pada Kamis, 20 Agustus 2026, keluarga besar STT Moriah dengan penuh sukacita dan rasa syukur kepada Tuhan telah melaksanakan rangkaian kegiatan Pengukuhan Guru Besar, Wisuda XV, dan Dies Natalis XIX di Moriah Hills.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut menjadi sebuah peristiwa bersejarah bagi seluruh sivitas akademika STT Moriah. Tidak hanya menjadi momentum perayaan atas perjalanan institusi yang telah memasuki usia ke-19 tahun, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen STT Moriah dalam terus meningkatkan kualitas pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta kontribusi nyata bagi gereja, masyarakat, bangsa, dan negara.

Acara istimewa tersebut turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia, Ibu Jeane Marie Tulung, serta Direktur Pendidikan Kristen Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Bapak Dr. Suwarsono, S.PAK., M.M. Kehadiran kedua pimpinan dari lingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen tersebut menjadi sebuah kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar STT Moriah. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai tamu kehormatan, para tokoh pendidikan, tokoh gereja, mitra pelayanan, serta para undangan lainnya yang turut memberikan dukungan dan apresiasi atas perjalanan serta pencapaian STT Moriah. Kehadiran para tamu undangan semakin menambah sukacita dan makna dalam perayaan besar keluarga STT Moriah

Pengukuhan Prof. Dr. Junihot M. Simanjuntak, M.Pd.K., sebagai Guru Besar

Salah satu momen puncak dan paling bersejarah dalam rangkaian acara tersebut adalah pengukuhan Prof. Dr. Junihot M. Simanjuntak, M.Pd.K. sebagai Guru Besar. Pengukuhan ini merupakan sebuah pencapaian akademik yang membanggakan, tidak hanya bagi Prof. Dr. Junihot M. Simanjuntak, M.Pd.K. secara pribadi, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar STT Moriah.

Pencapaian tersebut menjadi bukti dari perjalanan panjang, dedikasi, pengabdian, dan komitmen dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan pendidikan tinggi teologi. Kehadiran seorang Guru Besar di lingkungan STT Moriah diharapkan dapat semakin memperkuat kontribusi institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, pendidikan, serta pelayanan kepada masyarakat dan gereja.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Junihot M. Simanjuntak, M.Pd.K. juga menyampaikan Orasi Ilmiah yang mengangkat tema:

“Kepemimpinan Digital Perguruan Tinggi Teologi di Era Global: Konvergensi Teologi dan Teknologi dalam Membangun Budaya Mutu dan Penatalayanan.”

Tema tersebut menjadi sangat relevan dengan perkembangan zaman yang sedang dihadapi dunia pendidikan saat ini. Transformasi digital telah membawa perubahan yang besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan tinggi dan pelayanan. Perguruan tinggi teologi dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas, nilai, dan dasar teologis yang menjadi fondasi utama.

Melalui orasi ilmiah tersebut, pentingnya kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada mutu menjadi salah satu perhatian utama dalam menghadapi era global dan digital. Konvergensi antara teologi dan teknologi membuka ruang yang luas bagi perguruan tinggi teologi untuk terus berkembang, membangun budaya akademik yang berkualitas, serta menghadirkan bentuk-bentuk penatalayanan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Wisuda XV: Melahirkan Generasi Pelayan dan Pemimpin Masa Depan

Selain pengukuhan Guru Besar, STT Moriah juga melaksanakan Wisuda XV sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut. Momen wisuda menjadi salah satu bentuk sukacita atas keberhasilan para mahasiswa yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya.

Wisuda bukanlah sekadar akhir dari sebuah proses pendidikan, tetapi juga menjadi awal dari sebuah tanggung jawab baru. Para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu, pengetahuan, nilai-nilai iman, serta karakter yang telah dibentuk selama menempuh pendidikan di STT Moriah.

Dengan bekal akademik, spiritual, dan karakter yang telah diperoleh, para wisudawan dan wisudawati diharapkan dapat menjadi pelayan, pendidik, pemimpin, dan agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi positif di tengah gereja, masyarakat, bangsa, dan negara.

Dies Natalis XIX: Bersyukur atas Penyertaan Tuhan

Rangkaian kegiatan ini semakin lengkap dengan perayaan Dies Natalis XIX STT Moriah. Perjalanan selama 19 tahun menjadi sebuah kesempatan bagi seluruh keluarga besar STT Moriah untuk mengenang kembali perjalanan, perjuangan, tantangan, serta berbagai pencapaian yang telah dilalui.

Dies Natalis bukan hanya menjadi sebuah perayaan pertambahan usia institusi, tetapi juga merupakan momentum untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam setiap proses perjalanan STT Moriah. Berbagai perkembangan dan pencapaian yang telah diraih hingga saat ini menjadi bagian dari proses panjang yang dibangun melalui kerja keras, komitmen, doa, dan kebersamaan seluruh keluarga besar STT Moriah.

Memasuki usia yang ke-19 tahun, STT Moriah terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan. Dengan semangat untuk terus berkembang dan beradaptasi terhadap perubahan zaman, STT Moriah berupaya memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi teologi yang menghasilkan lulusan berkualitas, berkarakter, dan memiliki kompetensi untuk menjawab tantangan pelayanan masa kini dan masa depan.

Dukungan dan Ucapan Selamat bagi STT Moriah

Sukacita atas terselenggaranya rangkaian Pengukuhan Guru Besar, Wisuda XV, dan Dies Natalis XIX juga semakin lengkap dengan berbagai dukungan, apresiasi, dan ucapan selamat yang diberikan kepada keluarga besar STT Moriah

Ucapan selamat tersebut menjadi sebuah bentuk apresiasi atas pencapaian yang telah diraih, khususnya atas pengukuhan Prof. Dr. Junihot M. Simanjuntak, M.Pd.K. sebagai Guru Besar, serta keberhasilan seluruh tim dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan rangkaian acara yang bersejarah ini.

Seluruh dukungan dan apresiasi yang diberikan menjadi motivasi bagi STT Moriah untuk terus melangkah maju. Pencapaian ini tidak terlepas dari kerja sama, dedikasi, komitmen, dan semangat kebersamaan seluruh unsur yang terlibat, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh tim dan keluarga besar STT Moriah.

Melangkah Bersama Menuju Masa Depan

Momentum Pengukuhan Guru Besar, Wisuda XV, dan Dies Natalis XIX menjadi sebuah penanda penting bagi perjalanan STT Moriah. Perayaan ini bukan hanya tentang mengenang pencapaian masa lalu, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus menatap masa depan dengan semangat, visi, dan komitmen yang semakin kuat.

Keluarga besar STT Moriah menyampaikan terima kasih kepada Ibu Jeane Marie Tulung selaku Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia, Bapak Dr. Suwarsono, S.PAK., M.M. selaku Direktur Pendidikan Kristen Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, serta seluruh tamu kehormatan, mitra, dan undangan yang telah hadir dan memberikan dukungan dalam kegiatan ini.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh panitia dan tim STT Moriah yang telah bekerja keras, memberikan waktu, tenaga, pikiran, dan dedikasi terbaiknya sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Kiranya pencapaian dan momentum bersejarah ini menjadi semangat baru bagi seluruh keluarga besar STT Moriah untuk terus bertumbuh, berkarya, meningkatkan kualitas, serta memberikan kontribusi yang semakin luas dalam dunia pendidikan teologi dan pelayanan.

Selamat kepada Prof. Dr. Junihot M. Simanjuntak, M.Pd.K. atas pengukuhannya sebagai Guru Besar. Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati STT Moriah. Selamat Dies Natalis XIX STT Moriah.

Bersama melangkah maju, membangun pendidikan teologi yang berkualitas, relevan, dan berdampak bagi gereja, masyarakat, bangsa, dan kemuliaan Tuhan.

Soli Deo Gloria.