Jalin Sinergi Strategis, STT Moriah Tangerang dan IAKN Manado Resmi Tanda Tangani MoU

Sekolah Tinggi Teologi (STT) Moriah Tangerang terus berkomitmen untuk memperluas jejaring akademis dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan kerja sama strategis dengan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, yang berlangsung dengan khidmat pada 24 Agustus 2026 di kampus STT Moriah, Tangerang.

Acara penandatanganan yang bersejarah ini dihadiri langsung oleh Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, S.T., M.Pd., beserta jajaran delegasi dan tim kerjanya. Kehadiran tim dari Manado ini disambut hangat oleh Ketua STT Moriah Tangerang, Jenry E.C. Mandey, Ph.D., bersama jajaran pimpinan kampus.

Komitmen Bersama dalam Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

Kerja sama yang diinisiasi oleh kedua institusi ini berfokus pada penguatan mutu Tridharma Perguruan Tinggi, yang mencakup aspek pendidikan dan pengajaran, penelitian ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui kemitraan ini, baik STT Moriah maupun IAKN Manado sepakat untuk saling mendukung dalam pertukaran dosen, kolaborasi riset, pengembangan kurikulum, hingga program-program akademik yang berdampak luas bagi mahasiswa dan masyarakat.

Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, menyampaikan dalam sambutannya bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi keagamaan sangat krusial di era modern ini. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan inovasi akademis baru serta memperkuat posisi kedua institusi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi.

Diskusi Ilmiah: Moderasi Beragama untuk Merawat Kemanusiaan

Rangkaian acara penandatanganan MoU ini juga diperkaya dengan sesi diskusi ilmiah yang mendalam, sehingga tidak hanya menjadi acara seremonial belaka. Pertemuan ini menjadi ruang bertukar gagasan strategis yang menyoroti tema “Moderasi Beragama untuk Merawat Kemanusiaan”.

Kedua belah pihak menegaskan dalam diskusi tersebut mengenai pentingnya peran institusi pendidikan teologi dan keagamaan Kristen dalam menanamkan nilai-nilai inklusivitas, toleransi, dan perdamaian di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Nilai moderasi beragama dinilai menjadi fondasi utama bagi para calon pelayan jemaat dan pemuka agama untuk merawat keharmonian di masa depan.

Ditutup dengan Kehangatan dan Makan Siang Bersama

Seluruh rangkaian agenda formal yang padat dengan ide dan gagasan akademis ini kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah. Suasana formal berganti menjadi penuh keakraban saat seluruh hadirin, mulai dari tim delegasi IAKN Manado, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa STT Moriah berkumpul bersama untuk menikmati makan siang bersama.

Momen santap siang ini tidak hanya sekadar formalitas penutup, melainkan menjadi wadah interaksi informal yang mencerminkan semangat kekeluargaan dan persaudaraan yang erat antara kedua institusi. Komunikasi dan koordinasi pelaksanaan poin-poin MoU diharapkan dapat berjalan dengan lebih organik dan solid di masa mendatang melalui kebersamaan ini.

STT Moriah Tangerang dan IAKN Manado kini siap melangkah bersama demi kemajuan pendidikan Kristen dan teologi yang berdampak nyata bagi gereja, bangsa, dan sesama dengan adanya payung hukum kerja sama ini.